Langkah-langkah kerja menggunakan peralatan ini adalah sebagai berikut :
- Masukkan electrolyzer ke white board
- Pasangkan penjapit pada selang yang menyambung dengan H2
- Pasang selang penyambung dari gelas H2 dan O2 ke lubang bagian bawah electrolyzer
- Electrolyzer dengan lubang warna merah disambungkan dengan gelas O2 dan sisi dengan lubang warna hitam disambungkan dengan gelas H2
- Tutup lubang yang lainnya dengan selang penyumbat
- Buka selang penyumbat pada electrolyzer bagian O2 kemudian masukkan air ke electrolyzer dengan suntikan. Pada saat pengisian usahakan penjapit pada selang ditutup
- Isikan air pada tempat tabung H2 sampai nilainya 0
- Sambungkan kabel dari solar cell ke electrolyzer sesuai dengan warnanya
- Sinari solar cell dengan matahari (atau sumber cahaya alternatif lainnya). Jangan lupa untuk membuka penjapit pada selang yang menyambung di H2 . Proses ini untuk memisahkan hidrogen dengan oksigen pada kandungan air
- Biarkan proses pengaliran H2 dari electrolyzer ke gelas H2 terjadi
- Setelah proses pengaliran selesai, pasang fuel cell ke white board
- Pindah selang H2 yang menyambung di electrolyzer ke fuel cell bagian bawahnya
- Tutup fuel cell bagian atas dengan selang penyumbat berwarna hijau
- Sambungkan kabel hitam dan merah dari white board (yang ada fuel cell-nya) ke white board output (LED)
- H2 akan memicu fuel cell untuk menghasilkan voltase sehingga LED akan menyala
Analisa singkat dari percobaan ini adalah sebagai berikut :
Pada saat kita memanaskan solar cell yang sebelumnya sudah tersambungkan dengan electrolyzer, maka electrolyzer akan memisahkan H2O menjadi O2 dan H2 . Kemudian H2 yang sudah dipisahkan akan mengalir melalui selang menuju tabung H2 . Setelah itu H2 kita alirkan ke white board output untuk merubah H2 menjadi energi listrik dengan LED sebagai indikatornya.








0 komentar:
Posting Komentar